kontingen indonesia di olimpiade tokyo 2020

Negara – negara peserta Olimpiade Tokyo 2020 sudah mulai mengirimkan para atletnya ke Jepang. Olimpiade Tokyo 2020 yang sempat ditunda akibat Covid -19, akan dilangsungkan mulai 23 Juli 2021 hingga 8 Agustus 2021.
Kontingen Indonesia telah tiba di Bandara Narita, Tokyo, Jepang pada Minggu, 18/07/2021. Rombongan tersebut berangkat pada Sabtu malam, 17/07/2021 dari bandar Soekarno Hatta. Kontingen tersebut terdiri dari 13 atlet beserta 11 pelatih.
Ke-13 atlet tersebut berasal dari 5 cabang olahraga, yakni satu dari cabang olahraga menembak, dua dari atlet renang, empat atlet angkat besi, empat atlet panahan, dua atlet cadangan, serta empat tim pendukung.
Dalam rombongan tersebut terdapat juga Chef de Mission atau Ketua Kontingan Indonesia, Rosan P Roeslani, dan juga Ketua National Olympic Indonesia, Raja Sapta Oktohari. Rosan mengungkapkan bahwa tujuannya adalah untuk menyemangati para atlet meraih prestasi.

Kontingen Indonesia Disambut Langsung Duta Besar Heri Akhmadi
Setibanya di Tokyo, Jepang kontingan Indonesia langsung disambut oleh Duta Besar Republik Indonesia Heri Akhmadi beserta Tim Olimpiade Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Jepang. Heri Akmadi menuturkan bahwa rombongan tersebut merupakan putra putri terbaik bangsa Indonesia.
Dubes Heri Akhmadi berharap para atlet dan seluruh tim bisa memberikan yang terbaik selama Olimpiade dan dilindungi oleh Allah SWT, Tuhan Mahakuasa. Dalam penyambutan tersebut, ketua Tim Pendukung Olimpiade KBRI Tokyo Edwardus Wisoko juga ikut serta.
Chef de Mission Rosan P Roeslani memberikan apresiasi terhadap sambutan yang dilakukan oleh Dubes Heri Akhmadi beserta tim Pendukung Olimpiade KBRI Tokyo. Chef de Mission Rosan P Roeslani dan Dubes Heri Akhmadi sempat berkunjung ke tempat para atlet akan menginap.
Dubes Heri Akmadi memastikan bahwa Desa Atlet Olimpiade Tokyo tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Ia juga menuturkan bahwa para atlet semuanya dalam kondisi sehat, serta bersemangat mengikuti Olimpiade Tokyo 2020.

kontingen indonesia
Kontingen Indonesia

Kontingen Indonesia Sudah Menjalani Karantina Serta Divaksinasi
Rosan P Roeslani menuturkan bahwa tantangan Olimpiade kali ini lebih berat akibat adanya Covid -19. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa sebelum berangkat ke Jepang, seluruh rombongan kontingen Indonesia sudah divaksinasi.
Tokyo Organising Commiettee of The Olympic and Paralympic Games (TOCOG) mewajibkan seluruh kontingen wajib menjalani karantina dengan protokol kesehatan ketat, serta sudah divaksinasi. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.
Sebelum berangkat ke Tokyo Jepang, NOC Indonesia dan CdM sudah melakukan tes swab selama kurun waktu tujuh hari berturut – turut. Hasil dari tes pada hari yang keempat dan untuk hasilnya diserahkan 30 jam sebelum tim mulai berangkat.
Pemerintah Jepang dan pihak panitia Penyelenggara Olimpiade Tokyo mewajibkan setiap rombongan kontingen wajib lolos tes negative Covid -19 dua kali dalam waktu 92 jam. Pemerintah Jepang berusaha dengan keras mencegah penyebaran Covid-19 selama Olimpiade dilangsungkan.

Chef de Mission Rosan P Roeslani Mengungkapkan Olimpiade Tokyo Penuh Tantangan
Chef de Mission Rosan P Roselani dan ketua NOC Raja Sapta Oktohari mengungkapkan bahwa Olimpiade Tokyo 2020 sangat penuh tantangan akibat terpaan Covid. Untuk itu para atlet harus tetap menjaga kesehatannya agar tidak mudah terkena serangan virus.
Rosan P Roselani berfokus untuk menyemangati para atlet kontingen Indonesia agar mampu memberikan yang terbaik untuk tanah air. Ia juga memastikan bahwa tempat kediaman para atlet aman dari Virus Covid-19.
Kabarnya sudah ditemukan kasus positif Covid-19 di Desa Atlet Olimpiade Tokyo. Kontingen Indonesia tentu perlu berhati – hati agar tidak sampai terjadi penularan dalam rombongan.

July 24, 2021
Tags: